BENGKULU
Seleksi Sekda Provinsi Bengkulu, Tien Syafrudin Dorong Putra Daerah Asli Bengkulu
Saranapublik.com, – Proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu atau yang dikenal sebagai lelang jabatan calon Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu terus menjadi perhatian berbagai kalangan. Setelah melalui tahapan seleksi, kini proses tersebut telah mengerucut pada tiga nama terbaik, yakni Aulia Sofyan, Hadianto, dan Herwan Antoni.
Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Birokrasi Bengkulu, Hj. Tien Syafrudin, menyampaikan pandangannya saat dimintai keterangan oleh pewarta. Ia menilai bahwa jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu sebaiknya diemban oleh putra daerah asli Bengkulu. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap kondisi sosial, budaya, dan karakteristik masyarakat setempat menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas kinerja pemerintahan daerah.
“Untuk jabatan strategis seperti Sekretaris Daerah, alangkah baiknya berasal dari putra daerah Provinsi Bengkulu. Mereka yang lahir dan besar di Bengkulu tentu lebih memahami iklim birokrasi, kondisi sosial masyarakat, serta dinamika pemerintahan daerah,” ujar Tien Syafrudin.
Ia menambahkan bahwa Sekretaris Daerah memiliki peran sentral dalam membantu kepala daerah, khususnya gubernur, dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, pemahaman terhadap persoalan lokal menjadi modal utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Bengkulu.
Menurut Tien, putra daerah tidak hanya memahami struktur birokrasi, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Hal tersebut dinilai dapat mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Putra daerah tentu mengetahui betul kebutuhan masyarakat Bengkulu, mulai dari persoalan pembangunan, ekonomi, hingga sosial budaya. Ini menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi seorang Sekretaris Daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Tien berharap Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat dalam menentukan pilihan akhir. Ia menegaskan bahwa kewenangan penetapan Sekretaris Daerah sepenuhnya berada di tangan gubernur, namun masukan dari berbagai pihak patut menjadi bahan pertimbangan.
“Kami berharap Bapak Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dapat memilih putra asli daerah Provinsi Bengkulu sebagai Sekretaris Daerah. Ini bukan soal menutup peluang bagi pihak lain, tetapi lebih kepada kepentingan daerah dan efektivitas pemerintahan,” ujarnya.
Proses seleksi terbuka JPTM sendiri dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas. Ketiga calon yang masuk dalam tiga besar dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni di bidang pemerintahan.
Masyarakat Bengkulu pun kini menantikan keputusan akhir dari Gubernur Bengkulu terkait siapa yang akan dipercaya menduduki jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu. Diharapkan, pejabat yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas dengan integritas, dedikasi, serta komitmen kuat dalam memajukan Provinsi Bengkulu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.