Connect with us

GAYA HIDUP

Penyebab Rasa Lelah Setelah Tidur Panjang

Published

on

Saranapublik.com – Ketika kamu sudah menyelesaikan hari yang sibuk, lalu menghadiahi diri kamu sendiri dengan tidur lebih awal, terkadang keesokan paginya anggota tubuh kamu menjadi lebih lelah.

Para ilmuan menyebut keadaan tersebut dengan sebutan mabuk saat tidur. Keadaan dimana tidur berlebihan terasa seperti mabuk.

Namun tidak seperti alkohol yang merusak neurologis, mabuk saat tidur membuat kamu merasa lamban dengan mengacaukan bagian otak yang mengontrol siklus harian tubuh kamu.

Ritme internal kamu diatur oleh alat pacu jantung sirkadian, sekelompok sel kecil yang berkerumun di hipotalamus, bagian otak kecil primitive yang huga mengontrol rasa lapar, haus dan keringat.

Para ilmuan percaya jika alat pacu jantung berevolusi untuk memberi tahu sel-sel dalam tubuh kita bagaimana mengatur energi mereka setiap hari.

Oleh karena itu, ketika kamu tidur terlalu banyak, kamu akan membuang jam biologis tersebut, dan jam itu mulai memberi tahu sel cerita yang berbeda dari apa yang sebenarnya mereka alami, dan hal itu pun memicu rasa Lelah.

Misalnya, kamu bangun tidur pada pukul 11 pagi, tetapi sebenarnya sel kamu mulai menggunakan siklus energinya pada pukul 7. Dalam kata lain, hal ini mirip dengan cara kerja jet lag.

Tapi tak hanya itu saja, ternyata jika kamu sering mabuk saat tidur juga akan bisa berisiko terkena diabetes, penyakit jantung dan obesitas.

Studi Kesehatan Perawat Harvard menemukan jika orang yang tidur 9 hingga 11 jam semalam dapat mengembangkan masalah ingatan dan lebih mungkin mengembangkan penyakit jantung daripada orang yang tidur 8 jam.

Studi lain mengaitkan tidur berlebihan dengan diabetes, obesitas bahkan hingga kematian dini.

Studi Kesehatan Perawat Harvard juga memperkirakan jika tidur berlebihan yang kronis memengaruhi sekitar 4% populasi.

Mereka umumnya adalah orang-orang yang bekerja pada jam-jam aneh, memiliki situasi tidur yang tidak nyaman, atau gangguan tidur.

Dokter merekomendasikan penggunaan tirai gelap dan lampu buatan untuk memperbaiki hal tersebut daripada meminum obat atau suplemen.

Namun apapun penyebabnya, terlalu banyak tidur atau mabuk saat tidur tidak baik untuk kesehatan jangka panjang kamu.

Oleh karena itu, cobalah dapatkan keseimbangan antara tidur hari pekan dan tidur hari kerja kamu. (**)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GAYA HIDUP

Kenali 7 Bahasa Tubuh Bahwa Seseorang Sedang Tertarik Kepadamu

Published

on

bahasa tubuh

Saranapublik.com – Bersifat universal. Tanda ini bisa ditunjukkan oleh siapapun yang tertarik kepadamu. Wanita atau pria lain yang tertarik untuk menjalin hubungan akan menunjukkan bahasa tubuh ini.

Mungkin untuk sebagian orang juga belum menyadari hal-hal tentang bahasa tubuh apakah dia sedang diperhatikan atau bahkan sedang tertarik kepadamu.

Berikut ini 7 tanda mengenai bahasa tubuh yang menunjukan bahwa seseorang sedang tertarik kepadamu dengan tujuan untuk melakukan hubungan yang lebih serius menjadi pasangan.

Bahasa tubuh tanda seseorang tertarik kepadamu

1. Menunjukan gesture yang terbuka

Seseorang yang tertarik padamu tentunya tidak akan menyilangkan tangan atau kakinya saat di depanmu. Begitupun juga kepalanya juga tidak akan menunduk saat di dekatmu.

Jika kamu  menemukan seseorang yang kamu dekati menunjukkan sikap tertutup dengan cara menyilangkan kaki atau tangannya dan cenderung menundukkan wajah saat berhadapan denganmu, mundurlah.

Beri dia sedikit ruang. Dia merasa kurang nyaman denganmu dan tak ingin terlibat apapun denganmu.   

Anggap saja kamu mendatanginya di waktu  yang kurang tepat agar kamu tak terlalu sakit hati dan menganggapnya tak tertarik denganmu.

2. Mempertahankan kontak mata

Bagian mata selalu terlibat dalam setiap tanda seseorang untuk menunjukkan ketertarikan atau tidak. Karena mata merupakan salah satu anggota tubuh yang tak pernah bisa bohong.

Jika kamu sedang berbicara dengan seseorang dan pandangan orang itu tak bisa fokus menatap ke arahmu, itu tanda kalau dia tak nyaman saat berada dekat denganmu.

Mungkin karena gugup, tak tertarik atau bosan. jika dia menyukaimu, seletih apapun kondisi fisiknya, tatapan matanya akan tetap mengarah kepadamu dan menatap matamu.

3. Mirroring

Seseorang yang tertarik dan menyukaimu akan selalu meniru caramu. Entah itu meniru gaya bicaramu, gerakan tubuhmu, caramu menulis chat, dan bahkan hal yang kamu sukai.

Secara bertahap semuanya akan dia tiru darimu. Seakan seperti cermin dan kebanyakan hal ini dilakukan tanpa sadar atau tidak dengan kesengajaan.

4. Senyuman yang tulus

Buat kalian yang belum bisa membedakan senyuman tulus dan senyuman yang lainnya, kalian bisa mulai mempelajarinya dengan cara melihat dirimu sendiri di cermin.

Caranya siapkan tiga foto dari orang-orang yang berbeda. Orang yang kamu segani atau hormati, orang yang kamu benci, dan orang yang kamu cintai atau wanita idaman.

Lihatlah foto itu secara bergantian dan cobalah tersenyum saat melihat foto itu kalau perlu kamu foto senyumanmu itu dan kamu akan tahu perbedaan senyuman yang ditujukan kepada orang yang disukai.

5. Gugup dan gelisah

Siapapun pasti pernah merasakan ini di depan orang yang mereka suka. Gugup adalah bahasa tubuh untuk menyampaikan ketidaksiapan dalam menghadapi sesuatu.

Ada dua cara untuk menghilangkan gugup dari orang yang tertarik padamu. Pertama, kamu bisa menenangkannya. Tunjukkan sikap yang menyenangkan dan tak terlalu mengintimidasi. 

Biarkan. Itu bukan urusanmu. Biar dia sendiri yang membiasakan dirinya dengan kehadiranmu. Jika dia ingin menjadi bagian hidupmu, tubuhnya harus bisa menerima kehadiranmu lebih dulu.

6. Selalu berusaha tampil sebaik mungkin

Saat kalian berpapasan, secara refleks dia akan berusaha merapikan tatanan rambutnya atau tatanan jilbabnya jika dia berhijab.

Tentunya dia tak ingin kamu melihat sesuatu yang minus di area sekitar wajahnya. Setelah area wajah dirasa cukup rapi, dengan cepat dia akan merapikan setelan pakaiannya.

Bahwa dia tidak ingin kamu melewatinya tanpa melihat penampilan terbaiknya untukmu. Hal ini juga dilakukan orang yang tertarik padamu. Saat kalian melakukan video call, hanya saja mungkin dia tak akan menunjukkannya di depan kamera.

7. Tubuhnya akan condong ke arahmu

Bahasa tubuh ini cenderung dilakukan secara tidak sadar saat kalian duduk berhadapan sambil ngobrol santai di sebuah kafe, tubuhnya akan condong ke arahmu.

Itu merupakan tanda dia sangat tertarik padamu. Bahkan jika memungkinkan dia ingin sedekat mungkin denganmu. Dan khayalan tertingginya, dia bisa  berada dipelukanmu. ***

Continue Reading

KESEHATAN

Waspada! Berikut Penyakit Yang Sering Muncul Di Musim Hujan

Published

on

Ilustrasi, (Isotokphoto)

SaranaPublik.com — Hujan dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan banjir. Banyaknya genangan air, cuaca dingin, dan kontak dengan seorang yang sudah terkontaminasi virus atau penyakit juga bisa membuat Anda tertular penyakit tersebut saat musim hujan.

Apalagi jika daya tahan tubuh Anda sedang menurun. Hal ini membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit.

Mengenali beberapa penyakit umum yang biasanya terjadi pada musim hujan akan membuat Anda lebih waspada dan lebih siap untuk waspada dan mencegahnya.

Berikut merupakan penyakit yang banyak menyerang saat musim hujan :

1.Flu
Penyakit yang paling umum di musim hujan adalah flu. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, atau C. Virus influenza dapat menyebar melalui batuk, bersin, atau menyentuh benda yang terkontaminasi.

Meski flu biasa terjadi dan bisa hilang dengan sendirinya, Anda perlu mewaspadai penyakit  ini. Karena beberapa orang bisa mendapatkan komplikasi dari flu, seperti pneumonia.

2.Leptospirosis
Leptospirosis merupakan salah satu jenis penyakit yang ditularkan oleh bakteri. Orang biasanya tertular penyakit  ini dengan mudah ketika mereka bersentuhan dengan tanah, air, atau makanan yang terkontaminasi urin, darah, atau jaringan hewan yang terinfeksi.

Gejala infeksi leptospirosis antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot terutama di betis dan paha. dan muntah. Dalam beberapa kasus, gejalanya bisa parah, seperti: meningitis, kerusakan hati dan ginjal, atau bahkan kematian.

Anda dapat mencegahnya dengan menghindari genangan air di jalan. Segera bersihkan diri bila terkena cipratan genangan air.

3.ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
Beberapa gangguan kesehatan yang terkait dengan ISPA adalah batuk, pilek, sakit tenggorokan, Covid19 dan sejenisnya.

Kadar air yang tinggi di musim hujan memungkinkan berbagai mikroorganisme lebih mudah berkembang biak dan menyerang tubuh melalui saluran pernapasan.

5.Demam Berdarah
Penyakit ini disebabkan oleh nyamuk Aedes yang menyukai air dan kelembaban. Tahap pertama gejala demam berdarah terdiri dari 2 sampai 7 hari demam dan nyeri otot. Kemudian demam turun. Tangan dan kaki akan menjadi dingin. Syok dapat terjadi pada beberapa orang dengan kondisi ini.

Sebagai tindakan pencegahan, Anda dapat menghindari area yang dipenuhi nyamuk, menggunakan obat nyamuk, dan tidur didalam kelambu.

Di musim hujan, Anda juga perlu menjaga kesehatan dengan cukup tidur, makan makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur untuk perlindungan jangka panjang.

6.DemamTifoid/Tifus
Demam Tifoid atau yang lebih dikenal dengan tifus adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi atau Salmonella paratyphi. Bakteri tersebut ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.Jika pasien tidak segera diobati, komplikasi seperti pneumonia, radang selaput dada, miokarditis (radang otot jantung), gagal jantung akut, dan bahkan kematian dapat terjadi.


7.Kolera merupakan penyakit yang biasa terjadi pada musim hujan. Penyakit ini disebabkan oleh seseorang yang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Vibrio cholerae yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Bakteri ini kemudian mengeluarkan racun ke dalam usus sehingga menyebabkan korbannya mengalami diare dan muntah-muntah yang berujung pada dehidrasi bahkan kematian.

Tanda-tanda dehidrasi pada seseorang dapat dilihat pada detak jantung yang lebih cepat, hilangnya elastisitas kulit, sering haus, kejang otot, dan tekanan darah rendah. Selain itu, mulut, tenggorokan, hidung, dan kelopak mata menjadi kering.

Continue Reading

Trending